Ryzen 5000 Series Diumumkan!

Contributor : Benediktus Wijayanto | Date : 2020-10-17

Setelah absen mengeluarkan generasi terbaru Desktop CPU (edit : Consumer Model Desktop CPU) pada tahun kemarin1, akhirnya kali ini AMD mengeluarkan seri Ryzen 5000 (generasi ke-5) yang mengusung arsitektur Zen 3. Sebuah presentasi yang mengejutkan dibawakan oleh DR. Lisa Su (President & CEO Advance Micro Device, Inc.), Mark Papermaster (CTO & Vice Executive President Advance Micro Device, Inc.), & Robert Hallock (Director of Technical Marketing Advance Micro Device, Inc.). AMD Ryzen 5900X diklaim mampu mengungguli prosesor besutan rival abadi mereka, Intel, yaitu Core i9 10900K dalam performa multicore dan single core yang sebelumnya masih diungguli oleh Intel Core i. Selain itu, efisiensi daya juga semakin ditingkatkan oleh AMD pada jajaran prosesor yang masih mengusung litografi yang sama dengan arsitektur sebelumnya, 7nm.

Arsitektur Zen 3

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, arsitektur Zen 3 mengusung litografi 7nm, sama seperti Zen 2. Walaupun Zen 3 ini masih menggunakan 7nm, Zen 4 yang masih dalam tahap pengembangan, disebutkan bakal menggunakan litografi 5nm! Nampaknya Intel perlu bekerja keras untuk mampu mencapai litografi serapat itu(*red).

Rancang bangun dari L3 chache pun berubah. Dengan menggunakan memanfaatkan direct access ke L3 cache dari setiap core, arsitektur ini diklaim dapat meningkatkan kecepatan akses antar core dan cache serta mereduksi memory latency. Harapannya, performa proses data dapat ditingkatkan.

 

Jajaran Seri Ryzen 5000

AMD memperkenalkan 4 seri pada sesi presentasi bertajuk "Where Gaming Begins" ini, yang disiarkan melalui kanal Youtube AMD pada tanggal 8 Oktober 2020 kemarin, yaitu Ryzen 5 5600X, Ryzen 7 5800X, Ryzen 9 5900X, dan Ryzen 9 5950X.  Masih belum dijelaskan apakah seri Ryzen 3 akan muncul pada generasi kelima ini. Kemungkinan ini merupakan momen 'sombong' AMD untuk menunjukkan kedigdayaan mereka dalam memproduksi prosesor kelas consumer, sehingga untuk seri middle-end tidak disebutkan(*red). 

Ryzen 9 5950X

Pada kesempatan tersebut, lebih banyak dijelaskan tetang pengujian terhadap seri Ryzen 9 5900X. Dengan 12 core dan 24 thread, clock frequency hingga 4,8 Ghz (Boost), 70 MB chace, prosesor ini mampu memperoleh skor Cinebench 631 dengan waktu penyelesaian 7 menit 42 detik, lebih tinggi 113 poin dan 1 menit 46 detik lebih cepat dibandingkan Intel Core i9-10900K. 

Ryzen 5000 Series

Berikut ini detail spesifikasi dari masing - masing seri prosesor.

Ryzen 9 5950X
16 Core 32 Thread
3,7 GHz base clock 4,9 GHz boost clock
72MB cache
105W TDP
Harga $799 USD (Rp 11.733.474,80)2

Ryzen 9 5900X
12 Core 24 Thread
3,7 GHz base clock 4,8 GHz boost clock
70MB cache
105W TDP
Harga $549 USD (Rp 8.062.174,80)2

Ryzen 7 5800X
8 Core 16 Thread
3,8 GHz base clock 4,7 GHz boost clock
36MB cache
105W TDP
Harga $449 USD (Rp 6.593.654,80)2

Ryzen 5 5600X
6 Core 12 Thread
3,7 GHz base clock 4,6 GHz boost clock
35MB cache
65W TDP
Harga $299 USD (Rp 4.390.874,80)2

Tanggal rilis : 5 November 2020

Dengan kehadiran seri Ryzen 5000 ini, akankah Intel mengikuti langkah AMD sebelumnya untuk lini prosesor generasi 11 mereka, dengan hanya mengeluarkan CPU mobile dan mengembangkan CPU desktop generasi 12? Dan apakah Intel dapat mengembalikan kedigdayaannya pada pasar prosesor komputer kelas konsumen seperti 3 tahun yang lalu?


1. Hanya tersedia Mobile dan Bussiness Model CPU untuk seri Ryzen 4000
2. Kurs rupiah saat artikel ini dibuat : $1 US dollar = Rp 14.685,20

Tags :

keyword: cpu, processor, ryzen, intel, 5th gen, 5000 series, zen 3, amd, 7nm
Type and Hit Enter to Search