Sudah Bergerak! Inilah Upaya Perusahaan Teknologi Asal Tiongkok Melawan Coronavirus

Contributor : Galih Dea | Date : 2020-03-09

Coronavirus masih menjadi salah satu momok yang menakutkan di dunia, dikarenakan dampak-dampak yang disebabkan olehnya, seperti korban jiwa yang semakin bertambah dan meluas, sampai berbagai kegiatan yang berhenti hingga waktu yang tidak dapat diprediksi.

Demi melawan coronavirus, berbagai perusahaan besar, terutama yang bergerak di bidang teknologi dan kesehatan. Mulai banyak upaya yang dikeluarkan, seperti penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang marak diterapkan saat ini. Berbagai perusahaan besar di dunia, seperti Apple dan Microsoft, mulai angkat bicara mengenai inisiatif mereka untuk membangun teknologi tersebut. Namun, di lain pihak, perusahaan-perusahaan besar asal Tiongkok, seperti Alibaba dan Huawei, yang sudah melakukan pergerakan di belakang layar.

Alibaba, dengan Tiga Upayanya

Alibaba, yang dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar asal Tiongkok yang dibesarkan oleh Jack Ma ini meluncurkan layanan klinik online melalui aplikasi Alipay dan Taobao pada Januari 2020. Layanan klinik online tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan konsultasi dengan dokter yang diinginkan, yang pada awalnya hanya menjangkau provinsi Hubei, namun saat ini sudah menjangkau hingga Beijing.

Pada Februari 2020, Alibaba kembali merilis layanan baru, yakni pengiriman obat untuk orang-orang yang membutuhkan obat, terutama yang mengidap penyakit kronis. Layanan ini muncul seiring kondisi rumah sakit di Tiongkok yang mulai kewalahan dalam menangani coronavirus dan mulai terbatasnya sumber daya yang dapat membantu pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

Tidak hanya itu saja, kelompok riset Alibaba juga mengembangkan algoritma AI baru dalam analisis pemindaian tomografi yang terkomputerisasi (CT scan). Alibaba sendiri mengklaim bahwa AI ini dapat mengidentifikasi perbedaan gambar antara pengidap coronavirus dan penyakit lain hanya dalam waktu 20 detik, dengan tingkat akurasi mencapai 96%. Hal menarik dari AI ini adalah Alibaba menggratiskannya, sehingga dapat digunakan oleh berbagai Lembaga penelitian global, demi percepatan penelitian dalam penemuan vaksin coronavirus.

Huawei dengan Bioteknologinya

Setelah Alibaba, Huawei juga tidak ingin kalah. Huawei sendiri merupakan perusahaan teknologi yang lebih dikenal dengan berbagai peralatan jaringan telekomunikasi dan produk-produk smartphone nya, walaupun akhir-akhir ini masih berseteru dengan Google dikarenakan kerjasama nya dengan Israel. Di sisi lain, Huawei juga memiliki bisnis yang berkutat pada cloud dengan skala kecil yang akan terus berkembang.

Bisnis cloud dari Huawei ini, bersama dengan perusahaan bernama GrandOmics Biosciences, sedang mengembangkan teknologi yang dapat memahami susunan genetic dari coronavirus. Teknologi ini sedang digunakan oleh berbagai peneliti di dunia dalam pemindaian obat-obatan yang paling cocok untuk pengobatan Covid-19. Di samping itu, teknologi ini juga digunakan dalam analisis CT scan, yang berguna dalam mengidentifikasi pasien coronavirus.

Perusahaan Lain dengan Berbagai Upaya Mereka

Selain Alibaba dan Huawei, masih ada pula perusahaan-perusahaan lain asal Tiongkok yang berupaya untuk melawan coronavirus, seperti Baidu dengan platform konsultasi dokter online nya dan algoritma LinerFold yang semuanya bersifat gratis, Tencent dengan chatbot yang memungkikan penggunanya untuk menanyakan penyakit tertentu dan mendapatkan diagnosis dasar setelahnya, serta DiDi yang membuka fasilitas cloud nya secara cuma-cuma untuk penelitian terkait coronavirus.

Itulah berbagai upaya yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi asal Tiongkok dalam melawan coronavirus. Dengan upaya-upaya tersebut, penanganan coronavirus akan menjadi lebih baik dan semoga coronavirus akan berhenti persebarannya di dunia.

 

Sumber Berita:

"Berbagai Upaya Baidu hingga Alibaba Melawan Virus Corona" - inet.detik.com

 

Sumber Gambar:

"Alibaba Says Revenues Will Dip Because of Coronavirus" - pymnts.com

Tags :

coronavirus, epidemik, teknologi, tiongkok, ai, huawei, alibaba, digital, vantura, semarang, indonesia
Type and Hit Enter to Search