Contributor : Galih Dea | Date : 2020-01-27
Di masa kini, artificial intelligence, atau kecerdasan buatan, adalah satu dari banyak teknologi yang telah diterapkan di dunia. Artificial intelligence, atau yang disingkat dengan AI ini, umumnya diterapkan pada beberapa produk, seperti robot dan self-driving car. Namun, di sisi lain, AI ini dapat pula diterapkan dalam digital marketing, yang disebut dengan AI Marketing.
AI Marketing adalah teknik marketing yang menggunakan berbagai macam teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. AI Marketing ini juga dapat pula digunakan untuk meningkatkan return on investment (ROI) dari berbagai program marketing, melalui berbagai cara, seperti analitik big data, machine learning, dan cara-cara lain, untuk mendapatkan pandangan, atau insight, mengenai pengguna yang menjadi sasarannya.
Dengan berbagai pandangan yang muncul, pengguna dari AI Marketing ini dapat menerapkan berbagai program lain yang lebih efektif. Dalam skala yang lebih besar, AI Marketing dapat digunakan untuk mengotomasi proses-proses yang sebelumnya hanya bergantung pada tenaga manusia. Pembuatan konten, iklan berbasis pay per click, bahkan desain web dapat dilakukan.
Dalam sektor digital marketing, AI dapat mengoptimalkan program marketing yang diterapkan. AI ini dapat pula menghilangkan risiko dari human error. Ketika dunia digital marketing masih bergantung pada akal manusia, program AI dapat bekerja dengan memberikan laporan dengan berbagai data yang tersedia. Walaupun begitu, masih ada beberapa hal dalam digital marketing yang hanya dapat dikerjakan dengan sentuhan manusia, karena AI belum memiliki empati, kasih saying, dan storytelling, setidaknya untuk saat ini.
Ada beberapa inovasi seiring dengan munculnya AI Marketing. Satu, AI berguna dalam content marketing. AI berpotensi untuk melakukan kurasi dan pembuatan konten, serta menempatkannya pada sasaran yang tepat sekaligus di platform yang tepat. Penerapan dasar dari teknologi ini adalah otomasi pembuatan konten, dan di masa depan, AI diharapkan dapat membuat topik-topik yang sesuai untuk ditulis, atau bahkan mengembangkan draf awal dari konten berdasarkan parameter tertentu.
Dua, hadirnya AI juga berpotensi mengubah bagaimana periklanan dalam bisnis. AI ini membuat berbagai sistem dapat beroperasi secara mandiri, dengan menempatkan berbagai jenis iklan pada sasaran yang tepat berdasarkan berbagai algoritma kompleks dan big data. Hal ini disebut dengan programmatic advertising. Dengan AI, berbagai bisnis dapat mengoptimalkan ROI mereka dengan hanya menempatkan iklan pada calon pelanggan yang tepat, dimana iklan tersebut dapat dibeli secara otomatis, dan kemudian dipersonalisasikan sesuai dengan kebutuhan, yang saat ini telah banyak diterapkan oleh berbagai pengiklan.
Selain content marketing dan iklan digital, AI juga dapat digunakan dalam beberapa hal, seperti chatbot, yang saat ini banyak digunakan oleh berbagai macam bisnis, untuk membantu memberikan respon cepat mengenai keluhan atau pertanyaan pada pelanggannya. AI dapat pula digunakan untuk menganalisis perilaku pengguna dan memberikan analitik mengenai prediksi dari tindakan pengguna pada suatu produk, sehingga produsen dapat membuat produk tersebut lebih personalized bagi penggunanya. Dengan kemampuannya tersebut, AI bisa menjadi game-changer di dunia digital marketing yang luas ini.
Sumber Berita:
"How Artificial Intelligence is Transforming Digital Marketing" - forbes.com
Sumber Gambar:
Tags :
business, digital marketing, ai, artificial intelligence, technology, content creation, automation, advertising, vantura, semarang, digital agency