Apa itu Black Friday?

Contributor : Galih Dea | Date : 2019-11-29

Setiap tahunnya, selalu ada saja perayaan yang ditunggu-tunggu oleh berbagai orang di dunia. Dan pada bulan November, tepatnya beberapa hari setelah perayaan Thanksgiving, terdapat satu hari yang mendapat perhatian lebih, terutama untuk orang-orang yang bergerak di bidang bisnis perdagangan. Hari tersebut dinamakan dengan Black Friday.

Mengenal Black Friday

Black Friday adalah satu hari yang berasal dari Amerika Serikat, dimana berbagai pebisnis ritel, baik offline maupun online, mendorong orang-orang untuk berbelanja lebih pada mereka. Seperti namanya, Black Friday ini diperingati pada hari Jumat, tepatnya Jumat setelah perayaan Thanksgiving. Black Friday ini sekaligus menandai bahwa musim belanja sebelum perayaan Natal sudah dimulai.

Istilah Black Friday pertama kali muncul di dunia bisnis, ketika catatan pembukuan dari berbagai perusahaan berubah dari merah (yang menandakan kerugian) menjadi hitam (yang menandakan keuntungan) beberapa hari setelah perayaan Thanksgiving, dikarenakan ramainya orang-orang yang berbelanja dan akhirnya memberikan keuntungan yang signifikan pada perusahaan tertentu.

Apa Saja yang Terjadi pada Black Friday?

Pada setiap perayaan Black Friday, berbagai perusahaan beramai-ramai untuk memberikan berbagai jenis penawaran yang menggiurkan. Bentuk penawarannya sendiri beragam, namun yang sering muncul adalah diskon besar-besaran. Dengan adanya berbagai penawaran tersebut, orang-orang akan terdorong untuk berbelanja lebih dari biasanya.

Pada tahun 2019 ini, Black Friday jatuh pada tanggal 29 November. Walaupun begitu, berbagai perusahaan telah memulai berbagai perayaan Black Friday versi mereka lebih dulu, bahkan beberapa minggu sebelum perayaan resmi Black Friday sendiri. Hal ini banyak dilakukan dengan tujuan untuk mulai menawarkan promo bagi orang-orang, serta untuk mendapatkan keuntungan lebih sebelum Black Friday dimulai.

Hadirnya Perayaan Lain yang Serupa dengan Black Friday

Hadirnya fenomena Black Friday ini mendorong munculnya hari-hari lain dengan konsep serupa. Contoh nyata nya adalah Cyber Monday, yang merupakan perayaan belanja online setiap Senin setelah perayaan Thanksgiving. Seperti Black Friday, berbagai perusahaan yang ikut serta dalam Cyber Monday juga mulai menggelontorkan berbagai promo untuk meningkatkan penjualan mereka, umumnya melalui diskon besar-besaran. Karena hal tersebut, Black Friday dan Cyber Monday juga menjadi satu pasang perayaan yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang di dunia, termasuk di Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga memiliki perayaan yang serupa dengan Black Friday dan Cyber Monday, yang bertajuk Hari Belanja Online Nasional, atau disingkat dengan Harbolnas. Yang membedakan Harbolnas dari Black Friday dan Cyber Monday adalah hari nya, dimana Harbolnas ini awalnya dilaksanakan pada 12 Desember, namun seiring waktu, Harbolnas juga dilaksanakan pada tanggal yang dianggap "cantik", seperti 12 Desember (12:12), 11 November (11:11), dan 10 Oktober (10:10). Hadirnya Harbolnas ini bertujuan untuk mendorong orang-orang untuk belanja secara online di berbagai platform e-commerce di Indonesia dengan cara yang lebih menyenangkan dan lebih aman.

Dengan hadirnya berbagai perayaan seperti Black Friday, Cyber Monday, dan Harbolnas akan membuat dunia belanja ritel, baik offline maupun online, akan menjadi semakin ramai dan membuat orang-orang memiliki opsi lebih untuk berbelanja dengan berbagai hal yang ditawarkan di dalamnya.

 

Sumber Gambar:

"Apa Itu Black Friday? Apa Ada Black Friday di Indonesia?" - inet.detik.com

 

Sumber Berita:

"What is the History of Black Friday?" - thebalance.com

"Black Friday is coming up next week - here's when the biggest Black Friday sales start and end in 2019" - businessinsider.sg

"Apa Itu Black Friday? Apa Ada Black Friday di Indonesia?" - inet.detik.com

Tags :

black friday, belanja, bisnis, ritel, dunia, indonesia, thanksgiving
Type and Hit Enter to Search