Contributor : Galih Dea | Date : 2020-01-16
Internet sudah bertindak layaknya kebutuhan primer di dunia. Bagaimana tidak, dengan hadirnya internet, orang-orang bisa melakukan berbagai hal yang dulu dianggap mustahil, seperti mendapatkan berita terbaru dalam hitungan detik, mengakses berkas penyimpanan virtual, mendapatkan apa yang kita mau tanpa harus repot-repot, atau bahkan sekadar mengitari dunia maya untuk mencari berbagai informasi yang diinginkan. Namun, acapkali orang-orang terjebak dengan berbagai iming-iming palsu di internet, membuat kegiatan berselancar di dunia maya menjadi tidak aman. Walaupun begitu, ada beberapa cara untuk membuat kegiatan berselancar di dunia maya dengan aman. Bagaimana caranya?
Dengan berselancar pada berbagai website menggunakan browser, orang-orang dapat melakukan beberapa hal, salah satunya adalah mengunduh berbagai berkas yang tersedia di dalamnya, seperti gambar, video, audio, dokumen, pemasang aplikasi, dan lain sebagainya. Namun, seringkali muncul beberapa website yang memperbolehkan kita mengunduh berkasnya, akan tetapi mereka menyelipkan beberapa hal yang dianggap berbahaya untuk perangkat kita, seperti virus atau malware. Oleh karena itu, kita perlu berhati-hati ketika akan melakukan pengunduhan berkas melalui website. Supaya lebih aman, lakukan pengunduhan hanya pada website resmi dari penyedia berkas yang ingin kita unduh.
Salah satu tindakan kriminal dalam berinternet adalah phishing. Phishing ini merupakan tindakan kriminal dimana pelaku menyamar sebagai pengguna yang dapat dipercaya dan menghubungi targetnya melalui e-mail, SMS, dan telepon, dan kemudian meminta mereka untuk memberikan informasi-informasi yang dianggap sensitif. Setelah informasi sensitif tersebut didapatkan, pelakunya dapat menggunakannya untuk mengakses akun, mencuri datanya, ataupun mengunduh malware pada perangkat yang digunakan oleh sang target. Phishing seringkali terjadi pada transaksi keuangan secara online, karena banyaknya data sensitif yang dikumpulkan pada satu sesi transaksi tersebut. Untuk menghindari data kita diretas, kita perlu memasang aplikasi anti-phishing yang membuat kita lebih aman ketika berselancar dengan internet.
Dengan maraknya penggunaan internet, berbagai tempat berlomba-lomba untuk menyediakan koneksi internet bagi orang yang singgah di tempat tersebut, termasuk di fasilitas-fasilitas umum. Hadirnya koneksi internet di fasilitas umum ini tentu memudahkan orang-orang dalam mengakses internet. Walaupun begitu, koneksi internet di fasilitas umum ini seringkali digunakan untuk berbagai tindakan kriminal, membuatnya tidak aman. Untuk itu, apabila ingin berselancar di internet dengan memberikan data-data yang sensitif, terutama keuangan, jangan lakukan ketika terkoneksi di fasilitas umum.
Dalam setiap website, selalu ada informasi yang diberikan, baik itu penting maupun tidak. Selain itu, pada beberapa website juga sesekali menyelipkan iklan, entah dalam bentuk informasi terkait atau bentuk-bentuk lainnya, yang berpotensi untuk membahayakan perangkat pengunjung website. Karena hal tersebut, kita perlu lebih teliti dalam memilah mana yang informasi, dan mana yang “iklan”, supaya kita terhindar dari berbagai hal yang dapat membahayakan kita ketika berselancar di website.
Pada setiap perangkat, sudah hukum wajib bagi penggunanya untuk memasang aplikasi anti-virus di dalamnya. Dengan adanya anti-virus, perangkat akan terhindar dari beberapa serangan digital. Dalam setiap anti-virus, selalu ada opsi real-time protection yang melindungi perangkat ketika perangkat tersebut digunakan dalam berbagai kegiatan. Untuk itu, jangan lupa untuk menyalakan opsi real-time protection, untuk membuat kegiatan berselancar dengan internet menjadi lebih aman.
Dan itulah cara-cara yang dapat dilakukan untuk membuat kegiatan selancar di internet lebih aman. Coba terapkanlah beberapa cara di atas, dan senantiasa berhati-hati ketika berselancar di internet, untuk menjagamu dari berbagai serangan virus maupun malware.
Sumber Gambar:
"5 Tips Aman dan Nyaman Akses Internet di Keluarga" - merdeka.com
Tags :