Contributor : Galih Dea | Date : 2020-02-07
Untuk mendukung gaya hidup canggih yang serba praktis, saat ini aplikasi mobile banyak bermunculan di dunia maya. Aplikasi mobile tersebut hadir untuk memudahkan segala kegiatan yang kita perlukan. Untuk menggaet pengguna supaya menggunakan aplikasi mobile, pengembang berlomba-lomba untuk membuat aplikasi mobile yang menarik, baik dari fitur maupun dari segi antarmuka. Dan salah satu tren yang sedang diterapkan di berbagai aplikasi mobile adalah fitur dark mode.
Dark mode, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan modus gelap, adalah salah satu fitur yang menarik dalam suatu perangkat lunak, termasuk diantaranya adalah aplikasi mobile. Dark mode ini mengubah latar belakang tampilan perangkat lunak secara keseluruhan, dari yang umumnya didominasi dengan warna terang, kemudian mengubahnya menjadi warna dengan nuansa gelap.
Dark mode sendiri memiliki dua kelebihan utama. Pertama, dark mode ini baik untuk kesehatan mata. Retina adalah bagian dari mata yang dianggap sensitif dengan cahaya, terutama yang berwarna terang. Apabila retina menerima cahaya terang dalam intensitas yang besar, akan berisiko membuat mata sakit, salah satunya adalah miopi, yakni rabun jauh, yang merupakan penyakit yang banyak diderita oleh orang-orang yang tergolong muda. Oleh karena itu, dengan menggunakan dark mode, mata pengguna akan menjadi lebih terjaga dalam waktu yang lama. Kedua, dark mode ini membuat aplikasi menjadi terlihat lebih stylish, terutama untuk memberikan informasi mengenai konten-konten yang ditampilkan di dalamnya. Karena itu, dark mode ini membuat kita dapat melihat konten-konten dengan lebih baik, karena latar belakangnya tidak terlampau terang sehingga tidak menyilaukan.
Sebelum hadirnya dark mode di berbagai aplikasi mobile, ada beberapa aplikasi mobile ternama yang telah hadir dengan dark mode sedari awal, yaitu Spotify, Netflix, dan Steam. Alasan utama penggunaan dark mode ini adalah karena konten-konten yang ditawarkan oleh trio aplikasi mobile ini sangatlah beragam, seperti Spotify dengan konten musik, Netflix dengan konten video, serta Steam dengan konten mengenai video game nya. Namun, ada satu kesamaan dari trio tersebut, yaitu aplikasi-aplikasi tersebut menampilkan konten yang tidak hanya tekstual, namun juga visual, sehingga dengan hadirnya dark mode, pengguna dari aplikasi tersebut dapat berfokus untuk menikmati konten-konten yang tersedia di dalamnya dalam waktu yang lama.
Karena tiga aplikasi tersebut, yang notabene nya memiliki basis pengguna besar, para pengembang aplikasi berlomba-lomba untuk menerapkan dark mode pada produk mereka. Contohnya seperti sistem operasi Android dan iOS, yang pada versi terbarunya, yaitu Android 10 dan iOS 13, dapat menggunakan dark mode pada keseluruhan sistemnya, bahkan mengubah aplikasi-aplikasi lain menjadi dark mode apabila memungkinkan.
Dan yang terbaru muncul dari Google Translate, aplikasi penerjemah yang diusung Google, dimana pada pembaruan terbarunya terdapat opsi untuk mengubah tampilan menjadi dark mode, yang tersedia untuk Android dan iOS, walaupun saat ini hanya pengguna iOS saja yang dapat menggunakannya langsung, tidak seperti Android yang masih diberikan secara bertahap.
Selain Google Translate, ada pula WhatsApp, salah satu aplikasi instant messaging terpopuler di dunia, yang juga berencana untuk memberikan dark mode pada aplikasinya. Berbeda dengan Google Translate, saat ini pengguna WhatsApp belum bisa menikmati dark mode secara bebas, karena masih dibatasi untuk pengguna yang memiliki akses beta program saja, sehingga dark mode ini masih masuk dalam tahap beta testing.
Dan itulah sedikit hal mengenai dark mode, fitur pada aplikasi perangkat lunak yang menjadi tren pada saat ini. Bagaimana, tertarik untuk menggunakan fitur dark mode pada aplikasi, atau bahkan mengembangkan aplikasi yang memiliki dark mode?
Sumber Berita:
"Tak Mau Ketinggalan, Google Translate Juga Dapat Dark Mode" - inet.detik.com
"WhatsApp Beta Dark Mode, Begini Cara Mengaktifkannya" - inet.detik.com
"The pros and cons of Dark Mode: Here's when to use it and why" - phonearena.com
Sumber Gambar:
"Dark Mode - What Is It, and Why We Need It?" - techaheadcorp.com
Tags :
technology, user interface, user experience, ui/ux, tampilan, antarmuka, dark mode, modus gelap, teknologi, aplikasi, mobile, mobile app, dunia, software, vantura, semarang