Contributor : Galih Dea | Date : 2019-12-19
Sistem operasi Android adalah sistem operasi untuk perangkat mobile yang diusung oleh Google. Android merupakan salah satu sistem operasi yang digunakan oleh sebagian besar produk perangkat mobile yang diluncurkan oleh berbagai perusahaan, seperti Samsung, Sony, Huawei, Xiaomi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila Android memiliki pengguna yang banyak dan dapat bersaing dengan iOS yang diusung dari Apple.
Dengan basis pengguna yang besar, banyak pengembang mobile app memutuskan untuk meluncurkan aplikasi buatan mereka pada Android. Untuk mengembangkan mobile app yang berjalan secara native pada Android, pengembang perlu menguasai bahasa pemrograman tertentu. Salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan dalam pengembangan mobile app berbasis Android adalah Java.
Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek yang tersedia di dunia. Java adalah bahasa pemrograman yang high-level, karena Java ini memiliki kode-kode yang menggunakan bahasa yang dapat dengan mudah dipahami oleh manusia. Kode-kode yang ditulis dengan Java bersifat static, oleh karena itu penulis kode perlu menuliskan tipe-tipe data yang digunakan dalam penyimpanan data pada program yang ingin mereka buat.
Java pertama kali muncul pada pertengahan tahun 1990-an, dan diperkenalkan oleh James Gosling dari Sun Microsystems. Nama dari Java berasal dari salah satu pulau di Indonesia dimana kopi pertama diproduksi, dan nama tersebut dipilih ketika James Gosling sedang menikmati kopi di lingkungan kantornya. Tidak lama setelah itu, Sun Microsystems diakuisisi oleh Oracle. Java menawarkan beragam fitur yang memudahkan pengembang, seperti API yang variatif, XML parsing, koneksi ke database, networking, dan berbagai fitur-fitur lainnya. Dengan akuisisi dari Oracle dan hadirnya beberapa fitur-fitur tersebut, Java menjadi salah satu bahasa pemrograman yang populer oleh kalangan pengembang dalam beberapa dekade ini.
Sebagian besar mobile app yang muncul di perangkat mobile dikembangkan dengan Java. Java sendiri dianggap sebagai opsi terbaik bagi pengembang dalam mengembangkan mobile app untuk Android, karena Android memiliki API khusus yang beralaskan library dari Java. Selain itu, untuk mengembangkan mobile app berbasis Android, Google merilis IDE (integrated development environment) khusus bagi para pengembang, yang dinamakan Android Studio. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam Android Studio secara default adalah Java. Hal-hal tersebut membuat Java menjadi bahasa pemrograman native untuk pengembangan mobile app berbasis Android.
Java selalu meningkatkan basis security ini, baik pada platform yang berjalan dengan Java maupun pada bahasa pemrogramannya sendiri, demi menanggulangi masalah security yang selalu menjadi momok bagi pengembang. Aplikasi yang dikembangkan dengan Java dapat pula berjalan di berbagai platform, dengan catatan platform tersebut juga berbasis Java. Java yang berorientasi objek juga memudahkan pengembangnya untuk menciptakan kode-kode yang rapi dan mudah dipahami oleh pengembang lainnya.
Dan itu merupakan penjelasan singkat mengenai Java, yang menjadi bahasa pemrograman native dan populer dalam pengembangan mobile app berbasis Android. Apabila kamu ingin mengembangkan mobile app yang berbasis Android, kamu bisa memulainya dengan mempelajari bahasa pemrograman Java.
Sumber Berita:
"Java Basics for Android Development" - teamtreehouse.com
"Java Mobile Programming for Android" - developer.com
"History of Java" - javatpoint.com
"Benefits of Java for Mobile Application Development" - geo-viz.com
Sumber Gambar:
"Google plans to remove Oracle's Java APIs from Android N" - extremetech.com
Tags :
mobile, mobile app, mobile app development, google, android, java, sun microsystems, oracle, object-oriented, programming, vantura