Munculnya Aplikasi Sayur Online di Indonesia

Contributor : Galih Dea | Date : 2020-01-13

Internet sudah menjadi hal penting di dunia. Dengan hadirnya internet, banyak hal yang dulunya mustahil dilakukan berubah menjadi hal yang lazim dilakukan oleh berbagai orang saat ini. Dahulu, untuk mendapatkan tumpangan ke tempat-tempat yang kita inginkan, kita perlu menunggu lama di suatu halte transportasi umum, namun dengan hadirnya internet dan berbagai aplikasi ride-sharing yang tersedia, dan masih banyak hal lain yang dapat dilakukan dengan internet. Dan akhir-akhir ini, muncul inovasi baru di Indonesia, yang membuat orang-orang dapat berbelanja berbagai jenis sayur di pasar tradisional secara online.

Tumbasin, Aplikasi Sayur Online asal Semarang

Salah satu inovasi ini muncul dari aplikasi mobile bernama Tumbasin. Tumbasin ini dikembangkan oleh empat anak muda yang tinggal di Kota Semarang, yang juga merupakan alumni dari perguruan tinggi negeri dan swasta. Tumbasin diciptakan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan akan sayur dalam rumah tangga, ditujukan bagi orang-orang yang masih gemar berbelanja di pasar tradisional. Fitur utama dari Tumbasin ini adalah pemesanan sayur, yang sepenuhnya dilakukan melalui aplikasi mobile. Sementara ini, cakupan dari Tumbasin hanya berkisar di seputaran Kota Semarang. Oleh karena inovasi yang menarik tersebut, pihak Tumbasin mulai bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, untuk mulai bertransaksi di pasar tradisional secara online, memudahkan orang-orang yang tidak sempat untuk pergi ke pasar. Dengan hadirnya kerjasama pihak Tumbasin dan Pemerintah Kota Semarang, diharapkan berbagai pasar tradisional di Kota Semarang, seperti Pasar Karangayu, Pasar Peterongan, Pasar Pedurungan, dan Pasar Bulu, bisa tetap eksis, nyaman, aman, dan bersih, di tengah gempuran berbagai pasar modern di Kota Semarang.

OkeSayur, Aplikasi Sayur Online dengan Segelintir Penghargaan

Selain Tumbasin, muncul pula aplikasi mobile dengan inovasi serupa, yang dinamakan dengan OkeSayur. OkeSayur ini datang dari sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Ide dari OkeSayur ini datang dari keprihatinan kelompok tersebut akan eksistensi pasar tradisional yang melemah, membuat aplikasi ini dikembangkan sebagai upaya pelestarian pasar tradisional. Apabila Tumbasin cakupannya di seputar wilayah Kota Semarang, sayur dan berbagai kebutuhan dapur yang ditawarkan pada OkeSayur diambil dari pasar-pasar tradisional di Yogyakarta dan Klaten. Kedepannya, cakupan OkeSayur akan diperluas lagi, dengan menjangkau pasar-pasar tradisional di daerah pinggiran, supaya dapat diakses oleh konsumen di berbagai daerah. Karena inovasinya tersebut, OkeSayur menyabet beberapa penghargaan bergengsi, seperti Juara 1 Kategori Pengembangan Bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi pada GEMASTIK 2018, serta meraih medali emas di ajang YTECH 2019, sekaligus mengantarkan tim OkeSayur menuju Silicon Valley, Amerika.

Dan masih ada banyak lagi aplikasi mobile serupa Tumbasin dan OkeSayur. Hadirnya internet tentu saja memudahkan berbagai kegiatan dalam hidup kita, dan gunakanlah fitur-fitur yang tersedia di internet dengan sebaik-baiknya, supaya hidup kita menjadi lebih efisien.

 

Sumber Berita:

"Lewat Aplikasi Tumbasin, Pemkot Semarang Ajak Masyarakat Belanja di Pasar Tradisional" - jateng.tribunnews.com

"Aplikasi Tumbasin Permudah Belanja di Pasar Tradisional" - suaramerdeka.com

"OkeSayur, Aplikasi Belanja Sayur Online Buatan Mahasiswa UGM Berdayakan Pedagang Pasar Tradisional" - ugm.ac.id

"Aplikasi OkeSayur Besutan Mahasiswa UGM Berhasil Melenggang ke Silicon Valley" - ristekdikti.co.id

 

Sumber Gambar:

"Sayur Online - Mitra Aplikasi Belanja Sayur Buatan Mahasiswa USU" - youtube.com

Tags :

internet, inovasi, startup, belanja sayur, online, technology, mobile app, tumbasin, semarang, okesayur, ugm, yogyakarta, klaten
Type and Hit Enter to Search