Contributor : Galih Dea | Date : 2020-02-03
Indonesia sepertinya sedang di masa-masa yang makmur bagi startup. Bagaimana tidak, sudah banyak sekali startup yang hadir di Indonesia, seperti GoJek, Bukalapak, Traveloka, Tokopedia, dan lain sebagainya. Dengan berbagai inovasi menarik yang mereka tawarkan, startup dapat menjadi sukses dalam jangka waktu tertentu. Layaknya perusahaan pada umumnya, startup juga bergerak di berbagai bidang industri. Dan di ranah teknologi, ada startup yang sedang banyak disorot saat ini, yakni Qlue.
Qlue adalah startup yang didirikan pada tahun 2014, oleh Rama Raditya (founder yang sekaligus menjabat sebagai CEO) dan Andre Hutagalung (co-founder yang kemudian menjadi CTO). Qlue ini adalah startup yang berbasis di Jakarta dan berfokus pada pengembangan smart city, dengan solusi teknologi yang berbasiskan artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan mobile workforce untuk mempermudah hubungan antar masyarakat, pemerintah, dan bisnis. Sebagai permulaan, Qlue bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta untuk mengembangkan smart city di Jakarta. Semenjak itu, klien dari Qlue mulai berdatangan, yang terdiri dari badan pemerintahan, organisasi penanganan bencana, dan perusahaan-perusahaan lain yang berkontribusi dalam pengembangan smart city.
Produk utama dari Qlue sendiri adalah aplikasi mobile yang terintegrasi dengan Jakarta Smart City. Aplikasi ini merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan oleh masyarakat Jakarta untuk melaporkan berbagai keluhan selama mereka tinggal di Jakarta. Tidak hanya sebagai sarana pengaduan saja, aplikasi Qlue ini juga dapat memantau perkembangan dari pengaduan yang masyarakat kirimkan, sehingga masyarakat dapat mengetahui apakah pengaduannya sudah ditindaklanjuti atau belum, meningkatkan tingkat transparansi antar masyarakat dan pemerintah. Aplikasi Qlue ini tersedia di dua platform mobile, yaitu Google Android dan Apple iOS, yang dapat diunduh dari aplikasi store dari masing-masing platform.
Selama empat tahun Qlue bekerjasama dengan Pemerintah DKI Jakarta, daerah Jakarta berangsur membaik. Ada beberapa perkembangan, seperti menurunya kemungkinan banjir sebanyak 94%, performa aparatur pemerintah yang meningkat 61,4%, dan tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah juga meningkat sebesar 47%.
Dengan pencapaian tersebut, Qlue beberapa kali mendapatkan penghargaan bergengsi, seperti menjadi finalis di Startup World Cup, memenangkan Global Smart City Contest dari World Smart City Organization di London, serta menyabet gelar Best M-Government Service Award dari World Government Summit yang diadakan di Dubai pada tahun 2019.
Dan penghargaan terbaru yang diraih oleh Qlue adalah ASEAN Best IoT Startup dalam ASEAN Rice Bowl Startup Awards 2019, yang diadakan di Sasana Kijang, Kuala Lumpur, Malaysia pada 16 Januari 2020. Qlue mendapatkan penghargaan tersebut karena dianggap konsisten memberikan inovasi dan mendorong Indonesia menjadi lebih positif dengan solusi smart city berbasis Internet of Things (IoT).
Dengan hadirnya Qlue tersebut, impian untuk mewujudkan smart city di Indonesia akan menjadi semakin dekat, tidak hanya di daerah ibukota saja. Dan Qlue ini dapat menjadi milestone bagi para penggiat startup untuk memberikan inovasi yang lebih baik, untuk memudahkan kehidupan manusia melalui teknologi.
Sumber Berita:
"Laporkan Kinerja Pemerintah Melalui Qlue" - smartcity.jakarta.go.id
"Qlue Dapatkan Penghargaan Best IoT Startup Se-ASEAN" - inet.detik.com
Sumber Gambar:
"Salah Kaprah Peraturan Uang Operasional RT dan Penggunaan Aplikasi Qlue" - kompasiana.com
Tags :
business, bisnis, startup, indonesia, jakarta, asia, asean, southeast asia, asia tenggara, qlue, mobile, smart city, asean rice bowl startup awards, government, vantura, semarang, technology