Contributor : Galih Dea | Date : 2020-02-10
Di era yang serba digital ini, internet seakan-akan dianggap sebagai kebutuhan primer layaknya ‘Sandang Pangan Papan’. Internet ini memberikan banyak hal, utamanya adalah akses untuk informasi yang lebih luas dan tentu lebih cepat dibanding sebelumnya. Dibalik kemudahan akses tersebut, pengguna internet tetap akan dibayang-bayangi dengan bahaya internet yang setiap saat menghantui mereka, terutama ketika mereka sedang berselancar di dunia maya. Oleh karena itu, perlu digalakkan berbagai program mengenai literasi digital, terutama untuk anak-anak, supaya lebih memahami internet.
Dalam menyambut Hari Keamanan Berinternet Sedunia pada 11 Februari, Google Indonesia, bekerjasama dengan Yayasan Sejiwa dan Indonesia Child Online Protection, meluncurkan program bertajuk Tangkas Berinternet. Tangkas Berinternet ini bertujuan untuk mempromosikan literasi digital bagi anak, orang tua, serta kalangan guru di seluruh Indonesia. Hal ini mulai dijalankan, karena berdasarkan penelitian dari Google dan pihak-pihak terkait, satu dari tiga pengguna internet merupakan anak-anak. Program Tangkas Berinternet ini, untuk saat ini, semua konten dan kurikulumnya dapat diakses oleh guru secara online.
Tangkas Berinternet tersebut memiliki beragam materi yang ditujukan untuk orang tua, guru, dan anak. Terdapat lima topik yang akan dijadikan materi utama dalam Tangkas Berinternet ini.
Satu, Cerdas Berinternet. Dengan kemudahan mengakses informasi melalui internet, pengguna tentu harus dapat lebih teliti dalam mengolah informasi yang diterima, mulai dari yang baik sampai ke yang buruk, supaya pengguna tidak akan terjebak pada masalah yang berkaitan dengan informasi yang diterima tersebut. Dalam Cerdas Berinternet, akan diajarkan kebiasaan untuk berbagi informasi secara bijaksana dengan melakukan komunikasi online layaknya komunikasi tatap muka sesungguhnya, sehingga menghindari terjadinya tindakan membagikan posting yang tidak pantas. Kemudian akan diajarkan pula cara membuat panduan mengenai komunikasi yang pantas dan tak pantas, serta menjaga informasi sensitif dari orang lain, seperti informasi pribadi keluarga dan teman.
Dua, Cermat Berinternet. Saat ini, telah banyak jenis informasi muncul, salah satunya adalah scam, informasi palsu dengan kemasan yang terlihat meyakinkan, seakan-akan membuatnya serasa menjadi informasi asli, yang seringkali menjebak pengguna internet. Dalam Cermat Berinternet, akan diperkenalkan bagaimana cara-cara untuk menemukan tanda-tanda dari informasi yang tergolong scam.
Tiga, Tangguh Berinternet. Layaknya di dunia nyata, para pengguna internet tentu memiliki privasi dan keamanan pribadi yang harus dijaga, yang sekaligus menghindari pengguna dari berbagai hal merugikan, seperti kerusakan perangkat, sampai yang terparah adalah rusaknya hubungan antar pengguna internet. Salah satu cara yang dapat dilakukan, adalah dengan menerapkan kata sandi (password) yang kuat dan variatif, yang menggunakan berbagai kombinasi huruf dan karakter yang rumit, namun tentu masih dapat dengan mudah diingat oleh penggunanya.
Empat, Bijak Berinternet. Di balik banyaknya kebaikan yang muncul di internet, tentu ada kejahatan yang sewaktu-waktu muncul mengusik para pengguna internet. Untuk itu, Bijak Berinternet hadir untuk membuat para pengguna internet dapat menjadi lebih bijak ketika berselancar dengan internet, dengan senantiasa melakukan tindakan-tindakan yang baik supaya kegiatan berinternet memberikan positive vibes bagi yang lainnya.
Lima, Berani Berinternet. Dengan hadirnya berbagai macam informasi, akan selalu muncul kebingungan antara pengguna internet dalam setiap interaksinya. Karena hal ini, perlu digalakkan komunikasi terbuka, baik di lingkungan rumah maupun sekolah, seperti pemberian saran dalam menggunakan teknologi yang baik dan benar, dan berusaha untuk menempatkan diri sebagai seseorang yang terpercaya.
Dalam peluncurannya, Google mendapatkan dukungan dan sambutan baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan juga Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Semoga dengan hadirnya Tangkas Berinternet, membuat kegiatan berinternet di Indonesia menjadi lebih baik dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak, yang merupakan salah satu golongan pengakses internet terbesar di Indonesia.
Sumber Berita:
"Tangkas Berinternet" - beinternetawesome.withgoogle.com
"Google Dorong Literasi Digital Anak Lewat Tangkas Berinternet" - inet.detik.com
Sumber Gambar:
Tags :
teknologi, internet, berinternet aman, google, indonesia, tangkas berinternet, hari keamanan berinternet sedunia, digital, vantura, semarang