Contributor : Galih Dea | Date : 2020-01-14
Banyak hal yang dapat orang-orang lakukan dengan hadirnya jaringan internet. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah terhubung dengan berbagai pengguna internet di belahan dunia lain, melalui berbagai platform media sosial yang tersedia. Berbagai platform media sosial yang bermunculan ini memiliki keunikannya masing-masing, salah satu diantaranya adalah Twitter.
Twitter adalah salah satu platform media sosial di dunia, yang telah muncul sejak tahun 2006. Layaknya platform media sosial lainnya, Twitter memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan sesame pengguna Twitter lain. Yang membuat Twitter adalah fitur Tweet nya, yaitu sebuah post berupa pesan pendek yang digunakan sebagai pengantar komunikasi. Tweet di Twitter ini bekerja layaknya Post di Facebook, dimana Tweet yang dibuat pengguna kemudian dapat dibalas dengan Tweet lain dari pengguna lain, sebagai penyambung percakapan yang sedang berjalan. Setiap pengguna Twitter dapat membuat Tweet, dimana dalam satu tweet dapat memuat 140 karakter, dan masih bisa disisipkan gambar, video berdurasi 140 detik, poll buatan pribadi, dan lokasi tweet tersebut dibuat. Untuk membuat tweet dengan bahasan yang cukup banyak, pengguna Twitter dapat menggunakan fitur thread, yang terdiri dari beberapa tweet yang terhubung, membuat Twitter ini bekerja layaknya forum-forum online. Selain itu, layaknya berbagai media sosial lain, Twitter juga memiliki fitur messaging, yang dapat membuat dua atau lebih pengguna Twitter berkomunikasi dengan lebih privat. Karena beberapa fitur tersebut, Twitter tetap eksis sampai sekarang, walaupun telah berumur lebih dari satu dekade.
Pada CES 2020 yang lalu, Twitter juga turut ikut serta. Twitter mengumumkan beberapa perubahan yang muncul pada platform nya di tahun ini, berfokus secara khusus pada hal-hal yang berkaitan dengan percakapan. Fitur utama yang akan dihadirkan pada Twitter adalah munculnya pengaturan baru untuk memilih pengguna yang dapat terlibat dalam tweet ketika pengguna akan membuat tweet baru. Akan ada empat opsi, yaitu Global, Group, Panel, dan Statement. Opsi Global memungkinkan tweet yang dibuat oleh pengguna dapat dibalas oleh pengguna lain, opsi Group membatasi balasan tweet hanya untuk pengguna lain yang diikuti dan disebut oleh pembuat tweet, opsi Panel sendiri membatasi balasan pada tweet khusus untuk pengguna-pengguna yang disebut dalam tweet, sedangkan opsi Statement bekerja layaknya membuat tweet seperti biasa, namun tweet tersebut tidak dapat dibalas oleh pengguna lain. Ada beberapa alasan mengapa fitur ini akan muncul pada Twitter, salah satunya adalah untuk menghindari munculnya berbagai tweet balasan yang tidak diinginkan oleh pembuat tweet.
Selain pemilihan pengguna, Twitter juga mengumumkan fitur-fitur lain yang akan disematkan di dalamnya, seperti antarmuka percakapan baru yang berbentuk layaknya thread di berbagai messaging app, membuat percakapan sebelumnya lebih mudah ditelusuri., Disamping itu, akan ada pula opsi untuk mengikuti topik tertentu berdasarkan pengguna-pengguna yang diikuti, menyesuaikan niche dari penggunanya sendiri. Hadirnya fitur-fitur baru dari Twitter ini bertujuan untuk mendorong kegiatan di media sosial yang lebih ‘sehat’, ‘menyenangkan’, dan ‘sesuai yang diinginkan’. Yang jelas, fitur-fitur ini akan diuji coba dulu, sebelum akhirnya dirilis secara massal pada tahun 2020 ini.
Sumber Berita:
"Twitter will put options to limit replies directly on the compose screen" - theverge.com
Sumber Gambar:
"Twitter tests feature that lets you control who can reply to your tweets" - rappler.com
Tags :
internet, social media, media sosial, vantura, ces 2020, twitter, tweet, conversation